Menjadi Dokter

Auryn Carissa

DOKTER merawat banyak orang. Terkadang, merawat pasien itu sulit. Jika tidak ada dokter, coba bayangkan pasti orang sakit tidak ada yang merawat. Aku ingin menjadi dokter. Jika orangtuaku sakit, aku bisa merawatnya sendiri. Jika adikku sakit, aku bisa merawatnya. Aku kagum melihat dokter merawat banyak sekali pasien. 

Mamaku adalah seorang dokter. Ia bekerja di Puskesmas Wonogiri 2. Aku ingin seperti mamaku yang bekerja jadi dokter. Pasti, mamaku habis pulang capek sekali. Mamaku jika Senin-Kamis pulang jam 15.00. Jika Jumat, terkadang jam 13.00/15.00. Kalau Sabtu sama seperti hari Jumat. Jika ada acara, mamaku pulang agak telat. Jadi kalau aku pulang jam 15.00, mamaku bisa menjemputku. Tapi, jika mamaku ada rapat, aku dijemput petugas antar-jemput sekolah. 

Jika aku telat bangun, mamaku yang mengantarku. Soalnya, petugas antar-jemputku sudah berangkat. Kasihan jika menungguku sampai siap. Yang lain harus segera berangkat. 

Mamaku berangkat bekerja pagi-pagi agar tidak ketinggalan bus. Jika tertinggal, mamaku tidak bisa berangkat kerja. Mamaku sampai Wonogiri jam 08.00. Kalau ada senam, harus berangkat lebih pagi lagi. Aku sudah pernah ke puskesmas, tempat mamaku bekerja.


Auryn Carissa, murid SD Djama’atul Ichwan Program Khusus Surakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s