Keluarga Bermargarin

Konon, dapur-dapur di keluarga berduit dan melumelu Eropa wajib memiliki “ini” dan “itu”. Nah, memiliki margarin di keluarga bumiputra itu kemodernan. Setiap hari, mereka mungkin masih makan nasi. Hidup di zaman “kemadjoean” tak bakal mengalami kenikmatan bila belum makan roti. Dulu, roti adalah makanan enak. Makanan datang dari Barat. 

Margarin dibuat dari tumbuh-tumbuhan. Pada masa 1930-an, di tanah jajahan sudah ada perusaan membuat margarin. Keluarga-keluarga di Indonesia dianjurkan makan roti diolesi margarin merek Planta. Ajakan dimuat dalam Kadjawen edisi 25 April 1939. Lihatlah, ibu ceria dan dua anak mau makan roti! Planta itu perlu. “Sapoenika oegi moendoeta Planta sableg kangge kapreloeaning pawon lan dhahar roti,” terbaca di Kadjawen


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s