Buku dan Menangis

Hebert

AKU dan keluargaku pergi ke mal. Ya, biasalah ibuku belanja-belanja. Selesai berbelanja, kakakku ingin membeli sebuah buku di pameran buku. Kakakku langsung melihat-lihat buku di sana. Saat mau selesai, aku langsung memilih buku dengan judul Berbagi Kisah Terindah Bersama Si Meong.

Kenapa judulnya panjang? Awalnya, aku tidak terlalu tertarik. Selesai membayar buku yang aku dan kakakku beli, aku pun pulang. Aku membacanya sedikit saja.

Aku ikut ekstrakurikuler menulis di sekolah. Pada suatu saat, aku disuruh membawa buku. Aku pun memilih buku itu. Kami pengikut ekstrakurikuler menulis diberi beberapa menit untuk membaca buku yang kami bawa. Masak bawa-bawa buku, gak dibaca ya? Percuma bila sudah dibawa tapi tidak dibaca.

Aku pun membaca. Lama-kelamaan, aku menyukai buku itu. Sampai aku menangis atau terharu. Sekelas bingung, kenapa aku menangis. Suatu ketika libur kenaikan kelas, aku tidak membaca buku itu. Sekarang, buku itu akan kubaca lagi.


Hebert, murid di SD Djamaatul Ichwan Program Utama, Surakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s