Kita dan Meja Makan

Pilar

MEJA makan, di sekitarnya keluarga dan orang-orang berkumpul untuk makan, bergosip, dan tertawa. Di Barat, keluarga-keluarga terikat oleh meja makan, berdoa bersama, makan bersama, dan tertawa bersama. Mereka berbicara tentang politik, sekolah, keadaan rumah, dan lain-lain. Keluarga yang sehat disimboliskan dengan meja makan yang penuh makanan dan senyum.

Perusahaan-perusahaan makanan bergegas agar makanan di meja makan enak dan murah: dari sereal, jus jeruk, roti-rotian, panekuk, spageti, bihun, puding, agar-agar, sosis, nuget, keju, dan semua makanan yang kita bisa bayangkan. Semua bisa ada di meja makan. Instan! Kedatangannya menyaingi kebiasaan ibu-ibu memasak untuk keluarganya.

Yang terpenting juga di meja makan adalah tata krama. Sejak ratusan tahun lalu, tata krama cara makan dibuat dan diajarkan. Makan diwajibkan di meja makan. Sendok dan garpu wajib dipakai di belahan Bumi yang lain. Cara berbicara dan bergerak pun ada di beberapa budaya! Perlahan-lahan, meja makan mulai menjadi bagian penting bagi keluarga dan negara. 

Cara berbicara dan bergerak pun ada di beberapa budaya! perlahan-lahan, meja makan mulai menjadi bagian penting bagi keluarga dan negara.

Budaya makan di berbagai negara berbeda-beda. Di Jepang, ada urutan untuk apa yang harus dimakan dulu, tidak seperti di AS yang semua orang mengambil apa adanya. Di Inggris dan kebanyakan negara Eropa, lebih memilih cara buffet. Bagi negara-negara “bawahan” lain, makan di lantai dan tempat lain selain meja makan diperbolehkan, tergantung makanannya.

Semua orang pasti pernah mengoceh di meja makan. Entah itu tentang dunia luar, agama, atau topik-topik lain. Tetapi, baru-baru ini sepertinya meja makan mulai kehilangan keistimewaannya. Orang pulang dari kantor malam hari. Makan sendiri. Pulang dari sekolah, murid menyendiri di kamar dengan gawai. Makanan dibawa ke dalam kamar. Walau masih kebiasaan makan di meja, biasanya cepat selesai, tidak ada perbincangan. Hanya keheningan di waktu keluarga. Apapun alasannya, hilangnya waktu keluarga di meja makan merupakan sebuah hal yang buruk bagi semua orang.


Pilar, Remaja hemat energi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s