Tak Selesai Bercerita Pisang

Indri Kristanti

Produksi dan produktivitas pisang di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara produsen pisang lainnya. Rendahnya hasil pisang tersebut antara lain disebabkan oleh bentuk kultur budi daya yang umumnya dikelola secara sederhana, tradisional, dan belum berorientasi agribisnis.

(Rahmat Rukmana, Usaha Tani Pisang, 1999)

BENTUKNYA memanjang, sedikit melengkung. Ukurannya ada yang besar, sedang, ada pula yang kecil. Ada yang panjang dan pendek.  Saat masih ranum terasa keras jika dipegang, tapi belum sedap rasanya. Makin tua dan matang akan terasa lembut dan manis di lidah. Tidak punya banyak pilihan warna, hanya  hijau, kuning terang dan kuning kecoklatan. Pisang, buah yang eksotis punya beragam jenis, yang beda rasa dan sensasi. Tidak membutuhkan benda tajam untuk mengupas, sehingga dia tidak akan menyakiti jari. Cukup kelupas kulitnya satu persatu sesuai kebutuhan, setelah itu gigit dan emplok daging buahnya. 

Foto: Monika Guzikows / Unsplash

Pisang sangat akrab dalam masyarakat Indonesia: mudah diperoleh, harga terjangkau, dan dapat dinikmati berbagai kalangan. Pisang sering dijumpai dalam resepsi pernikahan atau dibagikan bersama nasi dalam kotak hajatan. Tak ketinggalan, orang sakit juga suka mencari pisang karena diyakini mengurangi mual. Pisang itu kaya nutrisi seperti vitamin, potasium, karbohidrat, dan berserat sehingga membantu melancarkan ke belakang.  

Pisang itu kaya nutrisi seperti vitamin, potasium, karbohidrat, dan berserat sehingga membantu melancarkan ke belakang.

Pisang susu, sesuai dengan namanya, cocok dikonsumsi untuk ibu hamil karena mengandung asam folat yang dibutuhkan oleh janin. Pisang ambon didominasi rasa manis, bertekstur lembut dengan aroma menggoda, sering dijadikan santapan pertama untuk bayi 6 bulan. Pisang juga berperan penting bagi anak-anak yang susah menelan obat. Taruh sesendok daging pisang, umpetkan obat di dalamnya, setelah itu minta si anak untuk menelan pisang berbarengan dengan obat. Dijamin obat dan pisang di sendok lenyap.

Beragam pisang, beragam olahan. Pisang raja,  pisang kepok, dan pisang tanduk cocok dijadikan olahan aneka cemilan seperti pisang goreng, nagasari, dan minuman kolak. Di khazanah kuliner, pisang merupakan buah dengan variasi olahan terbanyak, meskipun pada zaman dulu masyarakat mengolah hanya sebatas dikukus dan dibakar. Masyarakat mutakhir menjadikan pisang naik kasta. Buktinya dijadikan bisnis franchise yang menyajikan makanan berbahan pisang dinamakan dengan bahasa asing. 

Beberapa olahan yang kita ketahui memang menjadikan pisang pantas dihargai mahal. Pisang biasa digoreng dengan lapisan tepung hingga krispi, lalu dibalut lelehan coklat berwarna pink, biru, atau hijau. Masakan itu disajikan dengan ragam topping yang disukai anak muda seperti parutan keju, potongan buah stroberi, taburan meses, kacang, hingga almond. Sehingga, menjadikan penampilannya jauh berbeda dari bentuk asal pisang itu sendiri. Pisang yang dihaluskan berubah wujud menjadi bolu, cake dan smoothies. Eksplorasi terhadap pisang masih terus berlanjut,  meski  kasat mata pisang tetap menebarkan rasa dan aroma khas di setiap olahan.

Eksplorasi terhadap pisang masih terus berlanjut, meski kasat mata pisang tetap menebarkan rasa dan aroma khas di setiap olahan.

Pisang sangat mudah tumbuh di Indonesia. Pohon pisang sanggup bertahan di segala cuaca bagaikan lirik lagu “Seindah Biasa” disenandungkan Siti Nurhaliza: “panas terik hujan badai kita lalui bersama.” Indonesia yang beriklim tropis bisa menghasilkan pisang dalam jumlah fantastis. Ironis! Indonesia bukan salah satu dari tiga negara pengekspor pisang terbesar di dunia. 

Pohon pisang salah satu tanaman yang termulia, tidak hanya buah, seluruh bagian pohon bisa dimanfaatkan. Daunnya berperan besar bagi dunia perbungkusan: pincuk pecel, pincuk nasi ayam, bungkus pepes, bungkus nagasari, bungkus arem-arem. Daunnya juga bisa direbus untuk jamu kecantikan dan demam.  Pelepah daun pisang bisa dialih fungsi menjadi mainan tradisional anak aneka bentuk. Bunga pisang yang terkenal dengan sebutan ontong bisa diolah dengan ditumis atau digulai bersama bumbu-bumbu dapur: menjadikannya lebih kaya rasa cocok menjadi lauk teman nasi. Batang pisang (gedebog) sering digunakan dalam lakon pewayangan. Tidak ada yang tidak berguna dari kehidupan sebuah pohon pisang. 

Pisang selalu berbuah jamak, tidak pernah ditemui pisang berbuah tunggal. Dalam satu sisir, pisang-pisang yang menempel juga senasib sepenanggungan, seia-sekata, mentah dan matang bersama-sama. Meskipun banyak selalu kompak.  Keunikan lain pohon pisang, tidak akan mati sebelum berbuah meski daun dan sebagian batangnya dipotong. Dia akan tetap hidup, terus tumbuh hingga berbuah. Setelah menghasilkan buah, pohon pisang akan melahirkan tunas baru, kemudian mati layu dengan sendirinya. Pohon pisang bukan sekadar hidup tapi hidup dengan baik, pantang menyerah, dan berfaedah. 


Indri Kristanti, ibu tergabung di Jemaah Selasa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s