Peracik Teh

TEH di Indonesia memiliki sejarah pahit. Perkebunan-perkebunan teh pada masa kolonial memberi keuntungan tapi mencipta cerita-cerita derita. Dulu, pemandangan perkebunan teh itu indah. Minuman dinamakan teh itu nikmat. Kekuasaan kolonial, tuan kebun, perdagangan dunia, dan gerakan politik kebangsaan menjadikan teh masuk dalam album sejarah tak selalu cerah. Orang menginginkan minum teh untuk kehangatan dan kebersamaan tak usah terpuruk dalam sejarah. Pada masa berbeda, teh teriklankan dengan kebaikan-kebaikan. Teh itu minuman keluarga. Teh dalam pergaulan sosial. Iklan-iklan teh gencar tampil di koran, majalah, radio, dan televisi untuk membentuk keluarga-keluarga bahagia.

Teh dinamakan Sari Wangi ingin menjadi minuman keluarga. Di majalah Bobo, 3 Juni 2004, Sari Wangi mengadakan lomba meracik teh untuk anak-anak. Kita terlalu lama menetapkan peracik teh di rumah adalah ibu. Sari Wangi mengajak anak-anak menjadi peracik teh, menganggap mereka pasti suka minum teh, selain susu dan sirup. Pengumuman: “Kalian tentu suka minum teh. Hmm, apalagi kalau kalian sendiri yang membuatnya. Nah, kali ini kalian berkesempatan untuk melombakan kreasi resep minuman teh favorit.” Anak-anak di seantero Indonesia berhak mengirimkan resep meracik teh, berharap menang dan mendapat hadiah: komputer, telepon genggam, walkman, atau termos.” Anak-anak lekas melakukan uji coba dan meminta pertimbangan bapak, ibu, nenek, atau kakek. Racikan teh dicampur “ini” dan “itu” ingin menang dalam lomba.    


Bandung Mawardi, dewan redaksi http://www.suningsih.net, redaksi Majalah Basis, penulis buku Pengisah dan Pengasih (2019), Dahulu: Mereka dan Puisi (2020), Pengutip(an) (2020),  Terbit dan Telat (2020), Silih Berganti (2021). Keseharian menulis esai, resensi, dan paragraf- paragraf kliping.

Email: bandungmawardi@gmail.com

Telepon 085647121744,

Face Book: Kabut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s