Setelah (Salah) Tafsir

Bandung Mawardi

RENUNGAN bisa memicu ribut. Di Indonesia, renungan diumumkan di majalah itu masalah. Renungan dikutip dari Kahlil Gibran. Kutipan dimaksudkan majalah Tempo dan Matari Advertising mengajak para pembaca merenung mengenai orangtua dan anak. Ajakan ditampilkan di majalah Tempo, 3 Juni 1978. Sehalaman penuh, memuat foto ibu-anak dan larik-larik gubahan Kahlil Gibran (1883-1931). Para penikmat sastra sudah mengenali dan membaca buku-buku Kahlil Gibran dalam bahasa Inggris atau terjemahan bahasa Indonesia. Pujangga asal Lebanon bermukim di Amerika itu menggubah sastra terbaca di dunia dalam beragam bahasa. Ia pun melukis. Di Indonesia, Kahlil Gibran dikagumi dan ditiru. Pada masa 1990-an, jumlah pembaca terus meningkat untuk merenungkan masalah iman, asmara, politik, keluarga, alam, dan lain-lain.

“Dan seorang wanita yang mendekap anaknya berkata,” pembuka dalam renungan tersaji di Tempo. Pembuat ajakan renungan tak mengira bakal berurusan dengan aparat. Kutipan dianggap bertentangan dengan Pancasila atau kepribadian Indonesia. Kita simak gubahan Kahlil Gibran: “Puteramu bukanlah puteramu. Mereka adalah putera-puteri kehidupan yang mendambakan hidup mereka sendiri. Mereka datang melalui kamu tapi tidak dari kamu. Dan sungguh pun bersamamu mereka bukanlah milikmu.” Pihak aparat mengaku paham hukum menafsirkan kutipan dengan nalar-ideologis. Larik-larik itu tak cocok dengan seruan tema keluarga dari pemerintah. Mereka menginginkan pembentukan keluarga mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menunjang pembangunan nasional. Sekian hari setelah pemuatan renungan, publik mendapat debat seru dari pelbagai pihak. Kita mengingat bila Kahlil Gibran pernah bermasalah di Indonesia gara-gara salah (arah) tafsir.  


Bandung Mawardi, dewan redaksi http://www.suningsih.net, redaksi Majalah Basis, penulis buku Pengisah dan Pengasih (2019), Dahulu: Mereka dan Puisi (2020), Pengutip(an) (2020),  Terbit dan Telat (2020), Silih Berganti (2021). Keseharian menulis esai, resensi, dan paragraf- paragraf kliping.

Email: bandungmawardi@gmail.com

Telepon 085647121744,

Face Book: Kabut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s