Skandal Idola Korea

Vimala Sakanirvana

Aku sering mengamati idola Korea selama aku menjadi seorang penggemar. Seperti apa idola-idola itu dianggap oleh para penggemar, kali ini aku menuliskan pengamatan, bukan pengalaman. Penggemar memegang ‘tradisi’ menganggap idolanya sebagai gebetan atau dalam istilah kekinian disebut crush, yaitu seseorang yang disukai dan didekati penggemar untuk dijadikan kekasih. Jadi kalau idola ketahuan berpacaran dengan orang lain atau teman sesama idola, biasanya para penggemar akan merasa dikecewakan dan dikhianati. Mereka merasa sedih dan terutama marah sampai melontarkan ujaran kebencian kepada pasangan sang idola.

Dari pengamatanku, para penggemar di negara lain, terutama negara-negara Barat, sangat jarang marah kalau idola mereka berpacaran atau menikah. Kecuali, para penggemar yang benar-benar terobsesi dengan idola. Mereka disebut sebagai stalker atau penguntit. Namun, agensi juga mengambil untung secara ekonomis dari tradisi itu. Contohnya karena mereka tahu para penggemar suka memamerkan idola sebagai kekasih, tunangan, TTM, crush, bahkan suami, maka para agensi itu akan membuat konten yang memicu rasa baper dan deg-degan. Salah satunya pose yang sering disebut boyfriend/ girlfriend material. Foto itu sering dipakai oleh para penggemar yang berpura-pura berpacaran. Idola dalam foto seolah jadi pacar.

Agensi juga mengambil untung secara ekonomis dari tradisi itu. Contohnya karena mereka tahu para penggemar suka memamerkan idola sebagai kekasih, tunangan, TTM, crush, bahkan suami, maka para agensi itu akan membuat konten yang memicu rasa baper dan deg-degan.

Ketika seorang idola atau aktor Korea berpacaran—lebih sering idola karena banyak aktor yang dulunya juga mantan idola—mereka melakukannya secara sembunyi-sembunyi agar tidak ketahuan para penggemar. Para idola itu sangat tahu konsekuensinya; karier menurun atau bahkan dikeluarkan dari agensi, seperti yang dialami solois bernama Hyuna dan pacarnya Eawn dari grup Pentagon. Banyak hal yang seharusnya wajar harus dilakukan sembunyi-sembunyi. Ketika media mengungkapkan sebuah skandal idola, para penggemar bisa sangat kaget. Mereka telanjur terbiasa pada segala hal meyakinkan yang ditunjukkan idola di depan kamera.

Ada standar moral dipegang masyarakat tentang anak-anak Korea yang baik. Anak Korea yang berlaku tidak baik, apalagi dia seorang idola, maka dia tidak layak menjadi seorang anak Korea. Hal ini sangat berbeda dari kebanyakan idola Indonesia yang terkena skandal, tapi kariernya tetap bisa berjalan. Karier idola Korea bisa langsung habis sekalipun skandalnya lebih ringan daripada idola Indonesia. Tidak ada yang mau menganggap dia lagi.

Hal ini sangat berbeda dari kebanyakan idola Indonesia yang terkena skandal, tapi kariernya tetap bisa berjalan. Karier idola Korea bisa langsung habis sekalipun skandalnya lebih ringan daripada idola Indonesia.

Aku akan menyampaikan secara singkat hal yang sering menjadi skandal Idola di Korea.  Pertama adalah berkencan. Idola Korea yang berpacaran secara sembunyi-sembunyi pasti ada kemungkinan ketahuan. Biasanya, para idola itu akan diciduk oleh media bernama Dispatch. Akun Dispatch sangat horor bagi para penggemar, apalagi kalau profile picture-nya sudah berubah dari foto idola ke logo akun. Dispatch sangat sering menggunakan foto-foto para idola untuk dijadikan profile picture. Ada mitos yang mengatakan bahwa saat Dispatch menciduk para idola, mereka akan mengubah profile picture-nya menjadi logo. Ada mitos lagi bahwa setiap tanggal 1 Januari, Dispatch menciduk sepasang idola atau aktor yang sedang berkencan.

Kedua adalah skandal perundungan atau bullying dan pelecehan. Skandal perundungan dan pelecehan biasanya diawali pengakuan seseorang di media sosial dan disusul oleh penelusuran oleh media. Namun, para penggemar biasanya telanjur percaya dengan pengakuan orang yang mengaku sebagai korban. Mereka dikecewakan idola. Terutama penggemar yang dari Korea atau sering disebut sebagai K-fans, tidak main-main kalau kecewa. Mereka bisa merobek foto-foto, mencoret-coret, dan membakar foto idola. Jika terbukti pengakuan palsu, mereka tidak main-main juga merasa menyesal.

Ketiga adalah obat-obatan terlarang. Skandal ini yang paling menggemparkan. Seketika, karier idola benar-benar hancur tanpa harapan lagi. Ada seorang idola Korea yang keluar dari agensi dan grup karena narkotika, tapi karena akhirnya para penggemar tahu bahwa itu hanyalah strategi licik dari agensi. Agensi juga sedang digoncang skandal. Skandal idola ini dipakai untuk menutupi. Para penggemar tetap mendukung idola ini.

Aku juga menyoroti bagaimana dan apa yang dilakukan para idola ketika mereka terkena skandal. Mereka menulis surat tulisan tangan berisi permintaan maaf dan mengunggahnya di media sosial mereka. Dan yang sedikit aneh, biasanya agensi yang menyuruh. Meski pada akhirnya terbukti bahwa idola tidak bersalah, yang penting dia harus meminta maaf dahulu karena sudah membuat skandal.

Tradisi yang cukup aneh untukku, tapi ya begitulah tradisinya.


Vimala Sakanirvana, seorang penari dan homeschooler. Warna favorit biru.
Bisa disapa di IG @ayrevvi. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s